RAGAM BAHASA ILMIAH | TUGAS MATA KULIAH BAHASA INDONESIA | SEMESTER 1 ADMINISTRASI NEGARA | FISIP | UGJ
RAGAM BAHASA ILMIAH
TUGAS
MATAKULIAH BAHASA INDONESIA RAGAM BAHASA
Yang
dibimbing oleh ASDOS Bapak Mokh Marjuki., M.Pd
Oleh
:
Leni Rohenti (118090022)
UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNGJATI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU
POLITIK
JURUSAN ADMINISTRASI NEGARA
2018
KATA
PENGANTAR
Dengan
menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, saya panjatkan
puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat,
hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah
tentang Bahasa Indonesia Ragam Ilmiah.
Makalah
ini telah saya susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai
pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu saya menyampaikan
banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan
makalah ini.
Terlepas
dari semua itu, saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari
segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan
terbuka saya menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar saya dapat
memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata
saya berharap semoga makalah tentang Bahasa Indonesia Ragam Ilmiah ini dapat
memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Cirebon, Oktober 2018
Penyusun
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR .................................................................................................... i
DAFTAR
ISI ................................................................................................................... ii
BAB
I PENDAHULUAN
I. Latar Belakang ............................................................................................................ 1
II. Rumusan Masalah ...................................................................................................... 1
III. Tujuan Makalah ........................................................................................................ 1
BAB
II PEMBAHASAN
Pengertian dan
Karakteristik Bahasa Ragam Ilmiah ......................................................... 2
Ragam Bahasa Ilmiah ....................................................................................................... 3
Ragam Bahasa Pidato
Ilmiah ............................................................................................ 3
Penulisan Karya Ilmiah
dengan Ragam Akademik .......................................................... 5
BAB
III PENUTUP
I. Kesimpulan .................................................................................................................. 7
II. Saran .......................................................................................................................... 7
DAFTAR
PUSTAKA 8
BAB I
PENDAHULUAN
I. LATAR
BELAKANG
Bahasa Indonesia, sebagaimana
bahasa pada umumnya, digunakan untuk tujuan tertentu dan dalam konteks
tertentu. Tujuan dan konteks ini akan menentukan ragam bahasa Indonesia yang
harus digunakan. Seseorang yang menggunakan bahasa Indonesia untuk orasi
politik misalnya, akan menggunakan ragam yang berbeda dari orang lain yang
menggunakan untuk menyampaikan khotbah jum'at atau bahkan kuliah. Mahasiswa
disadarkan bahwa dalam dunia akademik atau ilmiah, ragam bahasa Indonesia yang
digunakan adalah ragam ilmiah yang memiliki ciri khas yakni cendikia, lugas dan
jelas, menghindari kalimat yang fragmentaris, bertolak dari gagasan, formal dan
objektif, ringkas dan padat dan konsisten. Mahasiswa dilibatkan dalam kegiatan
pembelajaran yang mendukung tumbuhnya pemahaman mereka terhadap pengertian
bahasa Indonesia ragam ilmiah.
II.
RUMUSAN MASALAH
A. Apa
pengertian dan karakteristik bahasa ragam ilmiah ?
B. Apa saja
ragam bahasa ilmiah ?
C. Apa ragam bahasa pidato ilmiah ?
D. Bagaimana penulisan karya ilmiah dengan ragam
akademik ?
III.
TUJUAN MAKALAH
A. Untuk
memahami pengertian dan karakteristik bahasa ragam ilmiah.
B. Untuk
memahami ciri ragam bahasa ilmiah.
C. Untuk memahami ragam bahasa pidato ilmiah.
D. Untuk memahami penulisan karya ilmiah dengan
ragam akademik.
1.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
dan Karakteristik Bahasa Ragam Ilmiah
Bahasa Indonesia ragam ilmiah
merupakan salah satu ragam bahasa Indonesia yang digunakan dalam pertemuan dan
penulisan karya ilmiah. Sebagai bahasa yang digunakan untuk memaparkan fakta,
konsep, prinsip, teori, atau gabungan dari keempatnya, bahasa Indonesia
diharapkan dapat menjadi media yang efektif untuk komunikasi ilmiah, baik
secara tertulis maupun secara lisan. Selanjutnya, bahasa Indonesia ragam ilmiah
memiliki karakteristik cendekia, lugas, dan jelas, menghindari kalimat
fragmentasi, bertolak dari gagasan, formal dan objektif, ringkas dan padat, dan
konsisten.
Bahasa Indonesia bersifat cendekia
artinya bahasa Indonesia itu mampu digunakan secara tepat untuk mengungkapkan
hasil berpikir logis yakni mampu membentuk pernyataan yang tepat dan seksama.
Sementara itu, sifat lugas dan jelas dimaknai bahwa bahasa Indonesia mampu
menyampaikan gagasan ilmiah secara jelas dan tepat. Untuk itu, setiap gagasan
diungkapkan secara langsung sehingga makna yang ditimbulkan adalah makna lugas.
Bahasa Indonesia ragam ilmiah juga menghindari penggunaan kalimat pragmentasi.
Kalimat pragmentasi maksudnya adalh kalimat yang belum selesai. Kalimat ini
terjadi, antara lain karena adanya keinginan penulis mengungkapkan gagasan
dalam beberapa kalimat tanpa menyadari kesatuan gagasan yang akan diungkapkan.
Bahasa Indonesia ragam ilmiah
mempunyai sifat bertolak dari gagasan. Artinya, penonjolan diarahkan pada
gagasan atau hal yang diungkapkan dan tidak pada penulis. Implikasinya, kalimat
yang digunakan didominasi oleh kalimat pasif. Sifat formal dan objektif
ditandai oleh kosakata, bentuk kata, dan struktur kalimat. Kosakata yang
digunakan bernada formal dan kalimat-kalimatnya mengandung unsur yang lengkap.
Sementara itu, sifat ringkas dan padat direalisasikan dengan tidak adanya
unsur-unsur bahasa yang mubazir. Itu berarti menuntu adanya penggunaan bahasa
yang hemat. Terakhir, sifat dan konsisten ditampakkan pada penggunaan unsur
bahasa, tanda baca, tanda-tanda lain serta istilah yang sesuai dengan kaidah
yang semuanya digunakan secara konsisten.
2.
B. Ciri Ragam Bahasa Ilmiah
Ciri ragam bahasa ilmiah, yaitu :
- Struktur kalimat jelas dan bermakna lugas
- Struktur wacana bersifat formal, mangacu pada standar konvensi naskah
- Singkat , berisi analisis dan pembuktian, menyajikan konsep secara lengkap
- Cermat dalam menggunakan unsur baku (istilah/kata), ejaan, dan bentuk kata, kalimat, paragraf wacana.
- Cermat dan konsisten menggunakan penalaran dari penentuan anya, pendahuluan, deskripsi teori, deskripsi data, analisis data, hasil analisis, sampai dengan kesimpulan dan saran.
- Menggunakan istilah khusus yang bersifat teknis dalam bidang ilmu tertentu
- Objektif dapat diukur kebenarannya secara terbuka oleh umum, menghindari bentuk persona, dan ungkapan subjektif
- Konsisten dalam pembahasan anya, pengendalian anyale, permasalahan, tujuan, penalaran, istilah sudut pandang, pendahuluan, landasan teori, deskripsi data, hasil analisis, sampai dengan kesimpulan dan saran.
C. Ragam Bahasa Pidato Ilmiah ( Presentasi Ilmiah )
Ragam pidato ilmiah terdiri atas
beberapa jenis, antara lain : presentasi makalah ilmiah, presentasi skripsi,
presentasi tesis, presentasi disertasi, dan pidato pengukuhan guru besar.
Penulisan makalah ilmiah dilanjutan dengan presentasi, diskusi, dan anya jawab.
Adapun penulisan skripsi, tesis, dan disertasi dilanjutkan dengan presentasi,
pertanyaan ujian, dan diakhiri dengan penentuan kelulusan.
Untuk
mendapatkan hasil yang optimal, seorang presenter ilmiah harus memperhatikan
beberapa hal, yaitu :
3.
1. Etika
Ilmiah, maksudnya bahwa seorang presenter ilmiah (1) harus menggunakan ragam
Bahasa ilmiah, (2) penalaran ilmiah, (3) bersikap objektif, (4) menggunakan
kalimat yang terukur kebenarannya, (5) mematuhi aturan formal presentasi
ilmiah, (6) mempresentasikan seluruh materi (secara singkat) sesuai dnegan
waktu yang ditentukan,n (7) mengutip konsep, data, dan pendapat dengan
menyebutkn sumbernya, (8) menggunakan data yang relevan dengan pembuktian, (9)
tidak mempresentasikan materi di luar Bahasa karya ilmiah, (10) dapat menjawab
pertanyaan pendengar atau penguji atas bahasa materi, konsep, kata, istilah,
penalaran, pembuktian, konsekuensi logis dari karya tulis ilmiahnya, dan (11)
mencermati setiap pertanyaan atau respon pendengar (penguji).
2. Ketentuan
lembaga (universitas), yaitu (1) mengikuti format penulisan sesuai dengan
ketentuan lembaga atau universitas, (2) mengikuti prosedur (aturan) yang
berlaku pada lembaga atau universitas, (3) mengikuti sistem yang berlaku pada
lembaga atau universitas.
3. Kemampuan
personal, yakni (1) bersikap simpatik, sopan dan hormat kepada pendengar
(penguji), (2) bersikap santun dalam setiap tutur kata, tidak menunjukan
kemampuan diri berlebihan, (3) menghindari subjektivitas dengan menggunakan
aku, saya rasa, saya piker, dan lain-lain, sebaiknya seorang presenter menggunakan
kata pengalaman membuktikan…….., uji coba menunjukan, dan lain-lain, (4)
berapakaian sopan, (5) menunukan sikap positif, serius, cermat, dan percaya
diri.
4. Kemampuan
teknis, yakni (1) menganalisis data primer dan sekunder, baik kualitatif,
maupun kuantitatif, (2) mengaplikasikan penggunakaan pustaka, (3) melengkapi
pembuktian (sumber) teori, buku atau foto kopi halaman yang dikutip jika buku
asli tidak diperoleh (langka), dan (4) menggunakan sarana visual, sepertia LCD,
OHP, perada, dan data (dokumen), (5) menvisualkan data pendukung gambar,
grafik, atau data lain yang relevan.
Ketika melakukan presentasi ilmiah,
presenter juga dituntut untuk berusaha sekuat tenaga agar bahasa Indonesia
lison yang digunakan diwarna oleh sifat-sifat ragam bahasa Indonesia ilmiah
sebagaimana yang dikemukakan di atas. Sementara itu, beberapa fasilitas dalam
penggunaaan bahsa lisan tetap dapat dimanfaatkan, misalnya adanya kesempatan
untuk mengulang-ulang, menkankan dengan menggunakan intonasi, jeda dan unsur
intonasi lainnya.
Contoh pidato presentasi skripsi :
4.
Bapak-bapak, ibu-ibu, dan saudara-saudara yang saya
hormati,
Perkenankanlah saya memaparkan skripsi saya secara
ringkas !
Skripsi ini berjudul “Pengaruh
Penjualan Saham terhadap Lama Usaha pada PT BNI Cabang Makassar tahun 2007” .
Skripsi ini memasalahkan bagaimana pengaruh penjualan saham terhadap laba usaha
pada perusahaan tersebut sejak 1 Juli hingga 31 Desember 2007. Penjualan saham
merupakan variable terikat.
Kajian teoritik bersumber pada data
sekunder yang diperoleh melalui buku, jurnal, ensiklopedia, website, dan
beberapa laporan penelitian dalam bahasan yang sejalan dengan topik ini kajian
ini menggunakan sumber data yang diterbitkan pada tahun 2006-2007. Kajian ini
dideskripsikan dalam Bab II Deskripsi Teori.
Berdasarkan kajian teoritik
tersebut dilakukan pengumpulan data di lapangan, yaitu kantor PT BNI Cabang
Makassar dan di kantor-kantor cabang pembantu lainnya untuk mendapatkan data
primer. Data ini dikumpulkan sejak tanggal 1 Juli sampai dengan 3 Desember 2007.
Data ini diperoleh melalui observasi, angket, wawancaa dan melalui website,
data ini dideskripsikan dalam Bab V Deskripsi Data, Analisis dan Hasil Analisis
Data. Selanjutnnya, data ini dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis
menunjukan bahwa penjualan saham terhadap laba usaha memengaruhi secara
signifikan. Sebagai kesimpulan bahwa penjualan saham berpengaruh secara positif
terhadap laba usaha.
D. Ragam Ilmiah dalam Menulis Akademik
Menggunakan bahasa Indonesia ragam
ilmiah dalam menulis dan presentasi iliah berarti memanfaatkan potensi bahasa
Indonesia untuk memaparkan fakta, konsep, prinsip, teori atau gabungan dari
keempat hal tersebut, serta hasil penelitian secara tertulis dan lisan. Itu
berarti bahwa pada saat menulis tulisan ilmiah, penulis harus berusaha keras
agar bahasa Indonesia yang digunakan benar-benar menunjukan sifat yang
cendikia, lugas dna jelas, mengindari kalimat fragmentasi, bertolak dari
gagasan, formal dan objektif, ringkas dan padat dan konsisten, sifat-sifat
bahasa Indonesia yang dmeikian ditampakkan pada pilihan kata, pengembangan
kalimat, pengembangan paragraph, keceratan dalam menggunakan ejaan, dan
aspek-aspek lainnya.
5.
Ragam ilmiah menggunakan bahasa baku, baik bentuk
kata, pemilihan kata, maupun mengenai struktur kalimatnya, Tata tulisnya pun
harus mengikuti aturan baku, yaitu sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang
Disempurnakan (EYD). Contoh :
Berbahasa adalah aktivitas social.
Seperti halnya aktivitas-aktivitas sosial yang lain, kegiatan berbahasa baru
dapat terwjud apabila manusia-manusia terlibat di dalamnya. Di dalam berbicara,
pembicara dan lawan bicara sama-sama menyadari bahwa ada kaidah-kaidah yang
mengatur tindakannya, penggunaan bahasanya, dan interpretasi-interpretasi
lainnya jawab atas tindakan dan penyimpangan terhadap kaidah kebahasaan yang
dilakukan dalam interaksi lingual itu.
BAB III
PENUTUP
I.
KESIMPULAN
Ragam bahasa ilmiah adalah salah
satu keterampilan dalam menentukan proporsi yang tepat dan sepadan dengan
berbagai jenis metode penulisan yang sifatnya ilmiah. Dalam bahasa Indonesia
pun memiliki karakteristik yang telah disepakati secara tersendiri melalui
sistematika yang padu, sehingga apa yang ingin disusun sesuai dengan tujuan
dalam berbagai bentuk karya penulisan.
II.
SARAN
Setelah menyusun makalah ini,
terdapat beberapa ketidak sempurnaan, saya menyadari ketidaksempurnaan itu
karena dalam pembuatan makalah ini saya hanya mengambil dari beberapa referensi
umum dari internet. Saya harap pembaca dapat melihat referensi yang lain
terkait dengan pembahasan Ragam bahasa ilmiah.
DAFTAR
PUSTAKA
Tim Pengajaran Bahasa Indonesia Universitas
Hasanuddin, Bahasa Indonesia, UPT MKU UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR,
MAKASSAR:2008.
Komentar
Posting Komentar